Apa itu Perubahan Sosial Budaya?
Mengenal Perubahan Sosial Budaya
A.
Pengertian Perubahan Sosial Budaya
Perubahan kebudayaan dalam masyarakat merupakan gejala perubahan
pola hidup, kebiasaan dan struktur sosial dalam masyarakat yang disebabkan oleh
beberapa faktor. Perubahan kebudayaan ini merupakan hal alami yang terjadi di
masyarakat dikarenakan sifat alami manusia yang selalu ingin mengadakan
perubahan.(Ekaningtyas, 2011)
Beberapa ahli sosiologi telah mengukakan pendapatnya mengenai
definisi perubahan sosial budaya ini. Menurut buku Sociological Writings,
perubahan sosial budaya menurut Max Weber adalah perubahan situasi dalam
masyarakat sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya.
Sedangkan menurut Selo Soemardjan, perubahan sosial adalah perubahan pada
lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat, yang memengaruhi sistem
sosial termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap, dan pola perilaku di antara
kelompok dalam masyarakat.(Abdillah, 2018)
B.
Unsur-Unsur Kebudayaan Masyarakat
Perubahan dirasakan oleh hampir semua manusia dalam masyarakat. Perubahan
dalam masyarakat tersebut wajar. Mengingatkan manusia memiliki kebutuhan yang
tidak terbatas dalam kehidupan, seperti:(Baharuddin, 2015)
1.
Peralatan
dan perlengkapan hidup, yaitu
mencakup pakaian, perumahan, alat-alat rumah tangga, senjata, alat produksi dan
transportasi. Contoh, pada zaman nenek moyang kita memasak makanan dengan cara
membakarnya, pada zaman sekarang (zaman modern) memasak makanan menggunakan
alat modern seperti oven atau membeli makanan yang diawetkan.
2.
Mata
pencarian, seperti dalam sistem ekonomi
meliputi pertanian, peternakan dan sistem produksi, sebagai contoh, kaum
laki-laki bekerja dengan cara berburu atau pekerjaan lainnya. Sedangkan kaum
perempuan tinggal dirumah mengurus rumah tangga dan mengasuh anak. Tetapi
sekarang kaum perempuan dapat juga bekerja seperti pencaharian untuk kaum
laki-laki.
3.
Sistem
kemasyarakatan, mencangkup sistem
kekerabatan, organisasi politik, sistem hukum dan sistem perkawinan. Sebagai
contohnya, pada masa kehidupan belum begitu kompleks orang-orang yang ada
ikatan darah atau keluarga selalu hidup bersama dalam satu rumah. Saat ini
ikatan masyarakat tidak hanya berdasarkan hubungan kekerabatan, tetapi juga
karena profesi, dan hobi yang sama, seperti ikatan motor gede (MOGE), dan
lain-lain.
4.
Bahasa, dahulu disampaikan secara lisan, sekarang bahasa dapat disampaikan
melalui beragam media, seperti tulisan, sandi dan sebagainya.
5.
Kesenian, mencakup seni rupa, seni suara, dan seni tari. Sebagai contoh, orang
jawa menganggap bahwa rumahnyalah yang indah jika bernuansa gelap, sekarang
masyarakat jawa banyak menyukai rumah yang bernuansa terang /pastel.
6.
Sistem
pengetahuan, berkaitan dengan
teknologi. Contohnya, dahulu orang[1]orang
berpedoman pada alam atau peristiwa alam. Tetapi sekarang orang[1]orang
lebih cenderung menggunakan alat-alat modern,seiringnya berkembeng pengetahuan
dan teknologi.
7.
Religi/keyakinan, contohnya meyakini tentang adanya roh halus (roh leluhur) yang
dapat dipercaya, namun sekarang manusia lebih berpikir logis dengan akal.
C.
Faktor Penyebab Terjadinya Perubahan Kebudayaan
Faktor penyebab terjadinya perubahan sosial budaya dalam kehidupan
masyarakat saat ini dapat kita kelompok-kan menjadi dua bagian, yaitu:(Khasnudin, 2020)
1.
Faktor
Internal
Perubahan kebudayaan disebabkan oleh faktor internal yaitu faktor
yang berasal dari masyarakat itu sendiri. Berikut ini merupakan faktor internal
penyebab terjadinya perubahan kebudayaan.
a. Bertambah dan Berkurangnya Penduduk
Pertumbuhan penduduk yang cepat dapat menyebabkan perubahan dalam struktur masyarakat seperti munculnya kelas sosial yang baru dan profesi yang baru. Selain itu pertambahan jumlah penduduk juga mengakibatkan bertambahnya kebutuhan-kebutuhan seperti sandang, pangan, dan papan. (Hati, n.d.)
Padahal
sumber-sumber pemenuhan kebutuhan tidak seimbang, sehingga akan timbul masalah
sosial seperti pengangguran, kemiskinan, kriminalitas, dan lain-lain. Kondisi
ini akan mengubah pola interaksi dan meningkatnya mobilitas sosial.
b.
Adanya Penemuan Baru
Penemuan
baru dalam masyarakat di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi terjadinya
perubahan sosial dan kebudayaan. Adanya ide atau alat baru yang sebelumnya
belum pernah ada (Discovery), Penyempurnaan penemuan baru (Invention),
dan Proses pembaharuan atau melengkapi atau mengganti yang telah ada (Innovation).
c.
Adanya Pertentangan (konflik) Dalam Masyarakat
Dalam interaksi sosial di masyarakat yang heterogen dan dinamis, pertentangan-pertentangan (konflik) mungkin saja terjadi baik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun kelompok dengan kelompok. Apalagi pada masyarakat yang berkembang dari masyarakat tradisional ke masyarakat modern akan selalu terjadi pertentangan, misalnya golongan muda yang ingin mengadopsi budaya asing, golongan tua yang tetap mempertahankan tradisi lama.
Konflik
ini akan menimbulkan perubahan nilai-nilai, pola perilaku dan interaksi yang
baru di masyarakat tersebut.
d.
Terjadi Pemberontakan (Revolusi)
Revolusi
adalah perubahan yang sangat cepat dan mendasar yang dilakukan oleh individu
atau kelompok. Revolusi akan berpengaruh besar pada struktur masyarakat dan
lembaga-lembaga kemasyarakatan.
2.
Faktor
Eksternal
Faktor eksternal merupakan faktor yang berasal dari luar masyarakat
melalui interaksi sosial yang mendorong terjadinya suatu perubahan kebudayaan,
yang diantaranya:
a.
Peperangan
Peperangan
antara negara satu dengan negara yang lain kadang bisa menyebabkan terjadinya
perubahan-perubahan baik pada lembaga kemasyarakatan maupun struktur
masyarakatnya. Biasanya negara yang menang memaksakan nilai-nilai, cara-cara,
dan lembaga yang dianutnya kepada negara yang kalah.
b.
Perubahan Alam
Salah satu faktor penyebab perubahan yang bersumber dari lingkungan alam seperti terjadinya bencana alam banjir, longsor, gempa bumi, kebakaran hutan, dan sebagainya. Di daerah yang terkena banjir menyebabkan masyarakat yang berada di sekitar daerah tersebut terpaksa harus mencari tempat tinggal baru, sehingga mereka harus menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya.
Selain
itu, tindakan manusia sendiri dapat menyebabkan kerusakan alam, seperti
membuang sampah sembarangan, penebangan liar, pembangunan terus menerus di
lahan pertanian, dan masih banyak lagi. Hal ini dapat merugikan manusia sendiri
seperti kehilangan keluarga, tempat tinggal, harta benda, dan sarana umum
lainnya.
c.
Pengaruh Kebudayaan Lain
Di
era globalisasi ini tidak ada satupun negara yang mampu menutup dirinya dari
interaksi dengan bangsa lain. Interaksi yang dilakukan antara dua negara
mempunyai kecenderungan untuk menimbulkan pengaruh lain kadang juga bisa
menerima pengaruh dari masyarakat lain. Dengan demikian akan timbul suatu
nilai-nilai sosial budaya yang baru sebagai akibat asimilasi atau akulturasi
kedua budaya.
D.
Dampak Perubahan Sosial Budaya
Dampak dari adanya perubahan sosial budaya yang terjadi dalam
lingkungan masyarakat, dapat dibagi menjadi dampak positif dan dampak negatif.(Al, 2019)
Dampak
Positif Perubahan Sosial Budaya :
1.
Eratnya
integrasi masyarakat. Hal tersebut bisa terjadi jika masyarakat dapat
menyikapinya dengan baik sehingga tidak terjadi konflik.
2.
Kemajuan
teknologi. Teknologi seiring zaman terus maju, hampir semua orang sudah bisa
memanfaatkan tekonologi di sekitarnya sehingga bisa meningkatkan taraf hidup
mereka.
3.
Tingkat
kehidupan yang lebih baik. Seperti yang sudah Admin sebutin di poin ke 2 dimana
teknologi membawa perubahan besar dalam kehidupan seseorang dan kita dapat
menggunakannya untuk kebaikan produktifitas manusia.
4.
Pola
pikir yang lebih maju. Kalau dulu mungkin saja masyarakat pikiran mereka masih
primitive dan terisolir, berkat modernisasi dan pengetahuan mereka dapat
berfikir lebih maju dan meninggalkan pemikiran lama.
5.
Perubahan
nilai dan tata sikap. Terjadinya difusi dan inovasi dalam kebudayaan dapat
mengubah nilai dan sikap masyarakat yang semula irasional menjadi rasional.
6.
Menumbuhkan
sikap menghargai waktu dan mau bekerja keras.
7.
Munculnya
sistem pembagian pekerjaan antara pria dengan wanita menurut kemampuan mereka
juga semakin kecilnya tingkat diskriminasi terhadap wanita.
Dampak Negatif Perubahan Sosial Budaya :
1.
Munculnya
perilaku hidup konsumtif. Kemampuan daya beli masyarakat yang meningkat membuat
para pengusaha memproduksi segala macam barang kebutuhan menyebabkan adanya
pola hidup konsumtif.
2.
Terjadinya
ketertinggalan budaya. Ketertinggalan budaya atau yang bisa disebut sebagai
cultural lag merupakan suatu keadaan dimana terjadi unsur – unsur kebudayaan
tertentu yang tertinggal perkembangannya di tengah berbagai kemajuan unsur
kebudayaan yang lain. Biasanya ini terjadi karena masyarakat memiliki laju
pertumbuhan budaya yang lambat.
3.
Dekadensi
Moral. “Ha? paan tuh?” ini tuh menurun atau merosotnya moral seseorang yang
ditunjukkan dari perilakunya yang bertentangan dengan nilai dan norma yang
berlaku dalam masyarakat, contohnya pergaulan bebas yang tidak patut dicontoh.
4.
Sikap
individualis. Semakin kesini persaingan hidup semakin ketat sehingga nilai
kemanusiaan semakin menurun. Budaya di Indonesia seperti Gotong Royong-pun
sangat tertinggal, contoh saja kebanyakan masyarakat kota yang mungkin jarang
berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
5.
Kriminalitas.
Perubahan sosial budaya juga bisa mengakibatkan kriminalitas, faktornya ya
seperti persaingan hidup yang semakin ketat dan juga perilaku konsumtif manusia
yang tidak diimbangi dengan pemasukan yang ada dapat menimbulkan seseorang
berbuat nekat demi keinginannya.
6.
Gaya
hidup. Gaya hidup masyarakat tertentu bisa berubah karena adanya globalisasi,
mereka mengikuti gaya orang luar yang mungkin saja dianggap tidak pantas di
negara sendiri.
7.
Kesenjangan
sosial. Perubahan kebudayaan biasanya hanya dinikmati oleh segelintir orang
saja dan biasanya mereka memiliki taraf ekonomi yang lebih baik dibanding yang
tidak.
Referensi
Abdillah,
F. (2018, March 20). Pengertian dan Ciri-ciri Perubahan Sosial Budaya. Ruang
Guru.
https://www.ruangguru.com/blog/pengertian-dan-ciri-ciri-perubahan-sosial-budaya
Al, Y. (2019,
July 29). Bentuk dan Dampak Perubahan Sosial Budaya. Cerdika.
https://cerdika.com/bentuk-dan-dampak-perubahan-sosial-budaya/
Baharuddin, B.
(2015). Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial Dan Kebudayaan. Al-Hikmah, 9(2).
https://doi.org/10.24260/al-hikmah.v9i2.323
Ekaningtyas, D.
(2011, April 2). Penyebab Perubahan Kebudayaan. DIAHTYAS8’s Blog.
https://diahtyas8.wordpress.com/2011/04/02/penyebab-perubahan-kebudayaan/
Hati, S. T.
(n.d.). Perubahan Sosial Budaya. UIN Sumatera Utara.
Khasnudin, D.
(2020, March 6). Faktor Penyebab Terjadinya Perubahan Kebudayaan.
https://www.dzikrikhasnudin.com/2020/03/faktor-penyebab-terjadinya-perubahan-kebudayaan.html
Comments
Post a Comment