Nabila Aprillia Zahra

 

Sistem Komunikasi dan Relasi Komunikasi (Intrapersonal dan Interpersonal)

A.    Komunikasi

Komunikasi merupakan suatu hal yang sangat mendasar dalam kehidupan manusia. Bahkan komunikasi telah menjadi suatu fenomena bagi terbentuknya suatu masyarakat atau komunitas yang terintegrasi oleh informasi, dimana masing-masing individu dalam masyarakat itu sendiri saling berbagi informasi (information sharing) untuk mencapai tujuan bersama. Secara sederhana komunikasi dapat terjadi apabila ada kesamaan antara penyampai pesan dan orang yang menerima pesan. Senada dengan hal ini bahwa komunikasi atau communication berasal dari bahasa Latin “communis”. Communis atau dalam bahasa Inggris ”commun” yang artinya sama. Apabila kita berkomunikasi (to communicate) ini berarti bahwa kita berada dalam keadaan berusaha untuk menimbulkan kesamaan.(Suwardi 2005)

Komunikasi juga dipahami sebagai suatu bentuk komunikasi interaksi, yaitu komunikasi dengan proses sebab-akibat atau aksi-reaksi yang arahnya bergantian. Dalam konteks ini, komunikasi melibatkan komunikator yang menyampaikan pesan, baik verbal maupun non verbal kepada komunikan yang langsung memberikan respon berupa verbal maupun non verbal secara aktif, dinamis, dan timbal balik.(Awi, Mewengkang, and Golung 2016)

 

B.     Sistem Komunikasi

Komunikasi telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia baik dalam lingkup sempit maupun luas seperti dalam sebuah negara. Berbicara komunikasi dalam sebuah lingkup yang luas, menjadikan komunikasi tidak dapat berdiri sendiri dan tak terlepas dari berbagai pengaruh disekelilingnya. Sehingga, terbentuklah sebuah sistem yang disebut sistem komunikasi.

Sistem komunikasi merupakan peralatan yang digunakan dan mampu untuk menghubungkan seseorang dengan orang lain yang terpisah jarak dan waktu. Perlatan komunikasi ini dapat menyalurkan berbagai bentuk informasi seperti:

1.      Informasi audio, penyampaian informasi berupa pesan suara.

2.      Informasi visual, penyampaian informasi berupa pesan gambar atau video.

3.  Informasi audio visual, penyampaian informasi berupa perpaduan atau gabungan pesan suara dan gambar.

4.      Informasi teks, penyampaian informasi berupa pesan tulisan atau teks.

Dalam sistem komunikasi, tentunya terdapat alat yang dipergunakan sebagai media atau perantara dalam berkomunikasi. Berikut merupakan contoh peralatan komunikasi yang digunakan pada masa saat ini:

1.      Telepon, merupakan alat komunikasi modern yang digunakan untuk menyampaikan informasi berupa suara (audio). Dengan telepon, kita dapat melakukan percakapan secara real time dengan jarak jauh sekalipun.

2.       Faksimile atau mesin faks, merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk mengirimkan dokumen dengan cara melakukan scanning atau copy. Saat ini, mesin faks masih banyak digunakan di kantor ataupun perusahaan atau dokumen penting dalam waktu yang singkat.

3.       Radio, merupakan alat komunikasi searah yang mampu menerima sinyal suara yang dipancarkan oleh pemancar radio melalui modulasi gelombang elektromagnetik.

4.      Televisi, merupakan media komunikasi yang berfungsi sebagai penerima siaran berupa audio visual.

5.      Handphone atau telepon seluler, merupakan perangkat komunikasi canggih masa kini. Hal ini karena kemampuannya dalam menggabungkan beberapa alat komunikasi sekaligus seperti telepon, radio, televisi bahkan internet. Alat ini telah digunakan oleh sebagian besar masyarakat di dunia saat ini.

6.      Laptop, merupakan saran portable yang juga memiliki fungsi yang sama dengan Handphone, bahkan lebih.

 

C.    Komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal

Komunikasi terdiri dari berbagai jenis, di antaranya adalah komunikasi intrapersonal dan komunikasi interpersonal. Kedua jenis komunikasi tersebut sangatlah penting untuk pengembangan diri.

1.      Komunikasi Intrapersonal

Komunikasi Intrapersonal berasal dari 3 kata yaitu Komunikasi, Intra dan Personal atau pribadi. Komunikasi adalah “suatu proses pertukaran informasi diantara individu melalui sistem lambang-lambang, tanda-tanda, atau tingkah laku”.(Hefni 2017) Intra menurut KKBI, dapat diartikan dengan “bentuk terikat di dalam; bagian dalam”.(Departemen Pendidikan Nasional 2007a) Sedangkan Personal diartikan sebagai “bersifat pribadi atau perseorangan”.(Departemen Pendidikan Nasional 2007b)

Menurut H. Blake dan  Edwin O. Haroldsen dalam bukunya “ a Taxsonomy of Concepta in Communication”, Komunikasi intrapribadi atau dikenal juga dengan istilah komunikasi intrapersonal adalah peristiwa komunikasi yang terjadi dalam diri pribadi seseorang. Bagaimana setiap orang mengkomunikasikan dirinya atau berbicara pada dirinya sendiri. Hal ini dikarenakan setiap orang dapat menjadi objek bagi dirinya sendiri melalui penggunaan simbol-simbol yang digunakan dalam proses komunikasi. Melalui simbol-simbol ini apa yang dikatakan seseorang kepada orang lain dapat memiliki arti yang sama bagi dirinya sendiri sebagaimana berarti bagi orang lain.(Blake and Haroldsen 1979)

Jenis komunikasi intrapersonal tentunya memiliki fungsi. Menurut jurnal “Komunikasi Intrapersonal Dalam Komunikasi Islam” yang ditulis oleh Rahmania, (Rahmiana 2019) terdapat 7 fungsi dari adanya komunikasi intrapersonal, yaitu:

a.    Kesadaran diri. Komunikasi intrapersonal memungkinkan orang untuk menyadari setiap aspek kepribadian mereka sendiri. Dengan introspeksi, orang akan menjadi sadar akan kualitas yang membantu membentuk kepribadiannya yang pada gilirannya membuatnya sadar akan motivasi, aspirasi, dan harapannya kepada dunia.

b.   Rasa percaya diri. Sadar diri membuat seseorang merasa aman dan meningkatkan kepercayaan diri.

c.    Manajemen diri. Fakta bahwa seseorang sadar akan kekuatan dan kekurangan yang dimilikinya, ia melengkapi dirinya untuk mengelolaurusan sehari-hari secara efisien dengan menggunakan kekuatannya secara maksimal yang pada gilirannya mengkompensasi kelemahannya.

d.   Motivasi diri. Pengetahuan mutlak tentang apa yang seseorang inginkan dari kehidupan dan memungkinkan orang tersebut berusaha mencapai tujuan dan sasaran tersebut sambil terus memotivasi diri mereka sendiri.

e.    Terfokus. Kualitas motivasi diri dan manajemen diri akan membantu mengembangkan konsentrasi yang lebih dalam mengarahkan fokusnya pada tugas yang ada.

f.    Kemandirian. Kesadaran diri memungkinkan orang untuk mandiri.

g.   Kemampuan beradaptasi. Orang akan sangat mudah beradaptasi dengan lingkungannya karena pengetahuan tentang kualitasnya sendiri memungkinkannya untuk percaya diri dan dengan tenang mengambil keputusan dan mengubah pendekatannya sesuai dengan respon terhadap stimulus situasional.

2.      Komunikasi Interpersonal

Menurut Joseph Devito dalam bukunya “The Interpersonal Communication Book“(Devito 1989), komunikasi antarpribadi atau interpersonal merupakan proses pengiriman dan penerimaan pesan-pesan antara dua orang atau di antara sekelompok kecil orang-orang, dengan beberapa efek dan beberapa umpan balik seketika.

Adapun fungsi komunikasi antarpribadi ialah berusaha meningkatkan hubungan insan (human relations), menghindari dan mengatasi konflik-konflik pribadi, mengurangi ketidakpastian sesuatu, serta berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan orang lain. Melalui komunikasi antarpribadi, individu dapat berusaha membina hubungan yang baik dengan individu lainnya, sehingga menghindari dan mengatasi terjadinya konflik-konflik di antara individu-individu tersebut.(Awi et al. 2016)

3.      Perbedaan Komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal

Intrapersonal dan interpersonal adalah dua bentuk dasar komunikasi manusia. Kedua jenis komunikasi ini menyebar di semua aspek kehidupan manusia. Menurut situs web Universitas Medan Area Fakultas Isipol,(Fisipol 2021) terdapat  perbedaan utama antara kedua jenis komunikasi yaitu:

a.       Komunikasi intrapersonal terjadi ketika seseorang berkomunikasi dengan dirinya sendiri. Dan komunikasi interpersonal adalah pertukaran informasi, ide, pendapat dan perasaan antara dua orang.

b.      Komunikasi Intrapersonal Itu terjadi dalam bentuk penginderaan, pemikiran dan evaluasi dalam diri sendiri. Dan komunikasi interpersonal itu terjadi dalam bentuk pertukaran dan pertukaran informasi atau gagasan antar orang.

c.       Komunikasi intrapersonal hanya komunikator yang terlibat dalam komunikasi intrapersonal. Dan komunikasi Interpersonal melibatkan dua orang dalam komunikasi.

d.      Komunikasi intrapersonal jenis komunikasi ini tidak membutuhkan media apapun. Dan komunikasi interpersonal orang harus menggunakan media verbal atau nonverbal untuk melakukan komunikasi.

e.       Komunikasi intrapersonal di sini informasi tidak melampaui pikiran seseorang. Sedangkan komunikasi antarpribadi di sini informasi berpindah dari satu pikiran ke pikiran lain.

4.      Hubungan Komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal

Komunikasi intrapersonal dan interpersonal saling berkaitan antara satu sama lain, sehingga kedua jenis kemunikasi tersebut mempengaruhi kualitas kita dalam berkomunikasi. Dimulai dari kemampuan proses komunikasi dengan diri sendiri (intrapersonal), akan dapat mempengaruhi kualitas kemampuan komunikasi Anda dengan orang lain.

Contohnya, jika Anda berbicara dan berpikir negatif dengan diri sendiri tentang seseorang (misalnya, pimpinan, pasangan hidup, rekan) dalam bentuk prasangka yang buruk, maka kemungkinan besar Anda akan kehilangan rasa nyaman saat berkomunikasi dengan orang tersebut.(Johnson n.d.)

Dari contoh diatas, dapat kita simpulkan bahwa komunikasi secara interpersonal akan menjadi tidak efektif jika kita gagal mengendalikan komunikasi dengan diri sendiri (intrapersonal). Maka dari itu, hubungan dari komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal saling mempengaruhi. Jika berhasil berkomunikasi dengan diri sendiri maka tingkat kesuksesan untuk berkomunikasi dengan orang lain akan meningkat pula.

 


 

Referensi

Awi, Maria Victoria, Norma Mewengkang, and Antonius Golung. 2016. “Peranan Komunikasi Antar Pribadi Dalam Menciptakan Harmonisasi Keluaraga Di Desa Kimaam Kabupaten Merauke.” 12.

Blake, Reed H., and Edwin O. Haroldsen. 1979. A Taxonomy of Concepts in Communication. New York.

Departemen Pendidikan Nasional. 2007a. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.

Departemen Pendidikan Nasional. 2007b. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.

Devito, Joseph. 1989. The Interpersonal Communication Book. Illinois: Waveland Press.

Fisipol. 2021. “Apa Itu Komunikasi Intrapersonal Dan Interpersonal Dengan Perbedaan.” Universitas Medan Area Fakultas Isipol. Retrieved March 21, 2021 (http://ilmukomunikasi.uma.ac.id/2021/03/18/apa-itu-komunikasi-intrapersonal-dan-interpersonal-dengan-perbedaan/).

Hefni, Harjani. 2017. Komunikasi Islam. Jakarta: Prenadamedia Group.

Johnson. n.d. “Komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal.” Johnson Indonesia HR Services & Training Provider. Retrieved March 21, 2021 (https://www.johnson.co.id/komunikasi-intrapersonal-interpersonal/).

Rahmiana. 2019. “Komunikasi Intrapersonal Dalam Komunikasi Islam.” UIN Ar-Raniry Banda Aceh 2.

Suwardi. 2005. Sistem Komunikasi Indonesia. Medan: Bartong Jaya.

 

 

 

Comments

Popular posts from this blog

Mari Mengenal Sosiologi Komunikasi