Mengenal Apa Itu Sosiologi Komunikasi

 

Pengertian Sosiologi Komunikasi

Sosiologi komunikasi merupakan ilmu yang mempelajari tentang komunikasi yang ditinjau dari segi kemasyarakatan. Menurut Soerjono Soekanto seorang ahli sosiologi Indonesia, sosiologi komunikasi  merupakan kekhususan sosiologi yang mempelajari interaksi sosial, merujuk kepada suatu hubungan atau komunikasi yang menimbulkan proses saling pengaruh mempengaruhi antara para individu, individu dengan kelompok maupun antar kelompok, juga memiliki kaitan dengan public speaking atau seorang pembicara publik.(Soekanto 2017)

Dari pengertian sosiologi komunikasi di atas menurut Soerjono Soekanto, dapat kita simpulkan bahwa komunikasi dan interaksi saling berkaitan erat. Komunikasi merupakan bagian dari interaksi sosial. Salah satu syarat terciptanya aktivitas interaksi adalah dengan berkomunikasi. Maka dengan kata lain, tanpa adanya komunikasi tidak akan tercipta interaksi.


Ruang Lingkup Sosiologi Komunikasi

Menurut Burhan dalam bukunya Sosiologi Komunikasi,(Bungin 2006) membagi objek formal sosiologi komunikasi ke dalam beberapa pokok bahasan sebagai aspek dominan dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial, yaitu:

1.      Telematika dan realitas

Yaitu persoalan-persoalan komunikasi dalam teknologi media yang menyediakan ruang baru yang disebut dengan dunia maya.

2.      Efek media dan norma sosial baru

Segala dampak-dampak sosmed yang bersinggung dengan perubahan nilai dan normkehidupan masyarakat.

3.      Cyber community

Mengkaji proses-proses interaksi dan komunikasi soial dalam ruang artifisial (masyarakat maya).

4.      Perubahan sosial dan komunikasi

Perubahan-perubahan pada masyakat pun akan semakin terasa ketika yang jauh semakin dekat dan yang dekat semakin jauh. Masyarakat yang berdampingan pun akan terasa jauh alias budaya tegur sapa pun tergantikan melalui media teknologi alias media sosial bukan secara langsung dengan tetangga.

5.      Masalah sosial dan media massa

Yakni telaah persoalan sosial yang meliputi media massa.

6.      Hukum dan bisnis media

Yakni, segala hal yang berkaitan dengan bisnis di media. Pengaruh teknologi komunikasi telah merambah ke dunia ekonomi dan hukum bahkan agama. Akhirnya, ditetapkanlah hukum atau undang-undang IT.

Komponen-komponen di atas memasuki ranah sosial kehidupan masyarakat pada umumnya di mana kita tidak bisa berlepas diri dari keberadaan teknologi. Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi menciptakan berbagai realitas baru. Yaitu relasi sosial yang hadir dalam wujud media yang memengaruhi ranah-ranah sosial maupun budaya masyarakat.


Teori Sosiologi Komunikasi

Dalam Website Sosiologi.com,(Harim 2018) teori sosiologi komunikasi dibagi menjadi 8 macam teori, yaitu:

1.      Teori evolusi sosial

Teori ini melihat pada proses komunikasi sebagai bentuk interaksi antarmanusia yang mengalami evolusi. Sebagai contoh, sepasang kekasih di masa silam yang menjalin komunikasi jarak jauh lewat surat. Proses mereka berkomunikasi memakan waktu sangat lama. Untuk mendapatkan kabar saja harus menunggu berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Saat ini, sepasang kekasih bisa bertukar pesan dengan sangat cepat. Pola dan proses komunikasi sepasang kekasih telah mengalami evolusi.

2.      Teori konflik

Teori ini melihat komunikasi sebagai elemen yang mengandung kepentingan. Komunikator merupakan aktor yang menyampaikan kepentingannya. Berbagai macam kepentingan aktor bisa terbentur atau mencapai konsensus melalui proses komunikasi. Teori konflik mengasumsikan bahwa kepentingan diekspresikan melalui komunikasi.

3.      Teori struktural fungsional

Teori ini melihat proses komunikasi sebagai bagian dari sistem dan struktur sosial. Komunikasi merupakan sarana aktor sosial mencapai konsensus sehingga sistem sosial berfungsi sebagaimana mestinya. Sebagai contoh, seorang presiden menunjuk juru bicara agar apa yang dimaksudkannya dapat tersampaikan.

4.      Teori interaksionisme simbolik

Teori ini melihat komunikasi sebagai bagian dari perilaku sosial yang mengandung makna sosial. Perilaku kita, termasuk apa yang tampak dari secara fisik seperti pakaian, mengandung simbol-simbol yang kita sampaikan pada orang lain. Kita mengenakan pakaian hitam ketika menghadiri pemakaman sebagai simbol sedang berduka cita.

5.      Teori pertukaran

Teori pertukaran melihat komunikasi sebagai proses interaksi yang dibentuk oleh pertukaran antara aktor dengan lingkungan. Reaksi dari lingkungan menentukan tindakan sosial yang diambil. Sebagai contoh, seorang murid yang menjawab pertanyaan dengan jawaban salah ditertawai oleh teman-temannya. Keesokannya murid tersebut memilih tidak menjawab karena takut salah. Reaksi lingkungan yang menertawakan mempengaruhi tindakan murid tersebut.

6.      Teori aksi

Teori ini melihat komunikasi sebagai insiasi aktor untuk menyampaikan pesan kepada aktor lain atau orang lain. Asumsi dasar teori ini adalah individu memiliki kemauan dan ruang untuk bertindak dalam rangka menyampaikan gagasan dan pengetahuannya.

7.      Teori perilaku

Teori ini melihat komunikasi sebagai proses sosial yang ditentukan oleh unsur-unsur psikologis dan emosional. Seseorang yang menyampaikan terimakasih sambil menangis terharu ketika menang lomba merupakan wujud komunikasi yang tampak sebagai rasa haru. Komunikasi dalam perspektif teori ini merupakan ekspresi emosional ke dalam perilaku sosial.

8.      Teori dramaturgis

Teori ini melihat komunikasi sebagai gejala sosial yang ditentukan oleh setting dan audiens. alam sebuah seminar, misalnya, pembicara mengawali dengan mengucapkan selamat datang pada peserta, ucapan puji syukur, dan terimakasih pada panitia. Proses tersebut terstuktur karena diatur demikian. Pembawa acara naik panggung dengan pakaian tertentu dan tata bahasa tertentu. Hal ini menyesuaikan setting dan audiens yang ada di seminar.

Beberapa teori di atas sering digunakan dalam analis sosiologis terhasap proses komunikasi. Relevansi masing-masing teori tentu sangat tergantung pada fokus pembahasan.


Manfaat Sosiologi Komunikasi

Terdapat beragam bentuk manfaat yang akan didapat ketika fokus dalam mengkaji sosiologi komunikasi, manfaat tersebut antara lain ialah:

1.      Memberikan pengetahuan dan wawasan mengenai tatacara berkomunikasi yang baik.

2.      Dapat dengan mudah diterima masyarakat/lingkungan.

3.      Menciptakan kepekaan sosial.

4.   Memberikan rasa percaya diri dan tidak minder dalam melakukan hubungan sosial dengan masyarakat.(Monte 2019)

 

Referensi

Bungin, Burhan. 2006. Sosiologi Komunikasi. Jakarta: Kencana Pernada Media Group.

Harim, Sidiq. 2018. “Sosiologi Komunikasi.” Sosiologis.com. Retrieved March 14, 2021 (https://sosiologis.com/sosiologi-komunikasi#:~:text=Sosiologi%20komunikasi%20mempelajari%20tentang%20proses,pengaruh%20yang%20sifatnya%20timbal%20balik.).

Monte, Ary. 2019. “Materi Sosiologi.” Retrieved March 14, 2021 (http://materisosiologilengkap.blogspot.com/2019/12/pengertian-sosiologi-komunikasi-dan.html).

Soekanto, Soerjono. 2017. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Radja Grafindo Persada.

 

Comments

Popular posts from this blog

Mari Mengenal Sosiologi Komunikasi